penghasilan tambahan

Friday, June 2, 2017

IBADAH

21.Hadits Ke – 21:Dari Abu Hurairahr.a., dari Nabi saw, beliu bersabda, “Allah Ta’ala berfirman: Ada tiga jenis orang yang Aku menjadi musuh mereka pada hari qiyamat, seseorang yang bersumpah atas namaku lalu mengingkarinya, seseorang yang menjual orang yang telah merdeka lalu memakan (uang dari) harganya dan seseorang yang memperkerjakan pekerja kemudianpekerja itu menyelesaikan pekerjaannya namun tidak dibayar upahnya”(Hadits diriwayatkan olehImam Bukhari dan begitu juga Imam Ibnu Majahdan Imam Ahmad.)22.Hadits Ke – 22:Diriwayatkan dari Abu Sa’id r.a., beliau berkata, Rasulullah saw  telah bersabda, ““Janganlah salahseorang mencela dirinya sendiri.” Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana seseorang mencela dirinya sendiri?” Beliau menjawab: “Dia melihat perkara Allah diperbincangkan, lalu dia tidak mengatakan (pembelaan) kepadanya, makaAllah ‘azza wajalla akan berkata kepadanya kelak di hari Kiamat; ‘Apa yang mencegahmu untuk mengatakan begini dan begini!‘ lalu ia menjawab, ‘Saya takut terhadap manusia’. Maka Allah pun berfirman: ‘Aku lebih berhak untuk kamu takuti’.”  (Hadits diriwayatkan olehImam Ibnu Majahdengan sanad yang shahih.)23.Hadits Ke – 23:Dari Abi Hurairah r.a, beliau berkata, telah bersabda Rasulullah saw, sesungguhnya Allah tabaaraka wa ta’aala berfirman di hari kiamat, “Dimanakah orang – orang yang saling mencintai karena-Ku, dihari ini (kiamat) aku menaungi merekadalam naunganku, diharidimana tidak ada naungan kecuali naunganku”(Hadits riwayat Bukhari, dan begitu juga diriwayatkan olehImam Malik.)24.Hadits Ke – 24:Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., beliau berkata, Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya jika Allah mencintai seorang hamba, Dia memanggil Jibril dan berfirman, ‘Sesunguhnya aku mencintai fulan, maka cintailah dia.’”, Rasulullah selanjutnya bersabda, maka Jibril pun mencintainya, kemudian Jibril menyeru penduduk langit, “Sesungguhnya Allah mencintai fulan, maka cintailah dia”, maka para penghuni langit pun mencintainya, selanjutnya Rasulullah saw bersabda, “dan kemudian dibumi diapun menjadi orang yang diterima”. Dan ketika Allah membenci seorang hamba, maka Dia memanggil Jibril dan kemudian berfirman, “Sesungguhnya aku membenci si fulan, maka bencilah dia”, maka Jibril pun membenci si Fulan, kemudia Jibril menyeru penduduk langit, “sesungguhnya Allah membenci si fulan, maka bencilah dia”, Rasulullah saw melanjutkan, “maka penduduk langitpun membenci fulan, kemudian diapun dibenci di bumi”.(Hadits riwayat Muslim, dan begitu juga oleh Imam Bukhari, Malik, dan Imam Tirmidzi.)25.Hadits Ke – 25:Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., beliau berkata, telah bersabda Rasulullah saw, sesungguhnya Allah ‘azza wa jalla berfirman,“Siapa yang memusuhi seorang kekasihku, maka Aku menyatakan perang kepadanya, dan tiada mendekat kepadaku seorang hambaku, dengansesuatu yang lebih kusukai daripada melaksanakan kewajibannya, dan selalu hambaku mendekat kepadaku denganmelakukan sunah– sunah sehingga Aku sukai, maka apabila Aku telah kasih kepadanya, Akulah yang menjadi pendengarannya, dan penglihatannya, dan sebagai tangan yang digunakannya dan kaki yang dijalankannya, dan apabila ia memohon kepadaku pasti kukabulkan dan jika  perlindung kepadaku pasti kulindungi”(Hadits riwayat Bukhari.)26.Hadits Ke – 26:Diriwayatkan dari Abi Umamah r.a., dari Nabi saw, beliau bersabda, Allah Azza Wa Jalla berfirman, Sesungguhnya wali-wali (para kekasih) yang terbaik menurutku adalah seorang mukmin yang ringan kondisinya, punyabagian dari shalat, menyembah Tuhannya denganbaik, menaati-Nya saat sepi (dalam keadaan sirri/tersembunyi), tidak dikenali orang dan tidak ditunjuk dengan jari, rizkinya pas-pasan (hanya cukup bagi dirinya sendiri) lalu ia bersabar atas halitu”. Setelah itu beliau SAW mengetuk-ngetukkan tanganbeliau, kemudian beliau bersabda, “Kematiannya dipercepat, sedikit wanita yang menangisi dan sedikit harta peninggalanya.”(Hadits riwayat at-Tirmidzi, dan begitu juga ima Ahmad dan Ibnu Majah, dengan sanad hasan.)27.Hadits Ke – 27:Dari Masyruq, beliau berkata: kami bertanya – atau aku bertanya– kepada Abdullah – maksudnya adalah Abdullah Ibn Mas’ud – mengenai ayat berikut:Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yanggugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya denganmendapat rezeki.(Ali-Imran:169).Ibnu Abbas berkata, ketahuilah sesunguhnya akubenar – benar telah menanyakan ayattersebut (kepada Rasulullah صلى الله عليه وسلم), maka beliau bersabda, “ruh-ruh mereka didalam burung-burung berwarna hijau yang memiliki pelita-pelita yang tergantung di ‘arasy, (ruh mereka) terbang ke surga sesuai kehendak mereka, dan kemudian kembali ke pelita, kemudian Tuahanmereka mendatangi mereka dan berfirman, ‘Apakah ada sesuatu yang kalian inginkan?’, mereka menjawab, ‘adakah lagi yangkami inginkan, sedangkan kami bebas terbang ke surga sekehendak kami’, dan hal tersebut ditanyakan kepada mereka tiga kali, dan ketika mereka menyadari bahwamereka tidak akan ditinggalkan(tidak ditanya lagi) hingga mereka meminta sesuatu, mereka selanjutnya berkata, ‘Wahai Tuhan kami, kamiberharap kiranya Engkau kembalikan ruh kami ke dalam jasad kami, hingga kami terbunuh kembali di jalan-Mu untukkedua kalinya’, tatkala Allah melihat bahwa mereka tidak memiliki hajat/keinginan lain lagi, maka mereka ditinggalkan (tidak ditanya lagi)”.(Diriwayatkan oleh Muslim, begitu juga oleh at-Tirmidzi, an-Nasai dan Ibnu Majah.)28.Hadits Ke – 28:Dari Jundub ibn Abdillah r.a., beliau berkata, telah bersabda Rasulullah saw , “Terdapat seseorang laki-laki dari orang-orang sebelummu yang memiliki luka, kemudian dia mengambil pisau dan melukai tanganya, maka darahnya pun terus mengalir keluar hingga dia meninggal, Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman, ‘hambaku telah bergegas menemuiku karena ulahnya, maka aku haramkan baginya surga ‘”(Hadits diriwayatkan olehImam Bukhari.)29.Hadits Ke – 29:Dari Abu Hurairahr.a., sesungguhnya Rasululah saw bersabda, Allah Subhanahu wa ta’ala telah berfirman, ‘Tidak ada bagi hambaku yang beriman balasan dari-Ku, ketika aku ambil orang yang saling dia sayangi (kekasihnya) dari penduduk dunia, kemudian dia mengharapkan keridhaan Allah (balasan pahala dari Alah), kecuali(pasti akan Ku balas dengan) surga’.(Diriwayatkan oleh Bukhari.)30.Hadits Ke – 30:Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., bahwa Rasulullahsaw bersabda, Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Ketika hambaku menyukai untuk bertemu denganku, akupun senang untuk bertemu dengannya, dan ketika hambaku benci untuk bertemu denganku, akupun benci bertemu dengannya”(diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Malik.). (Dan didalam riwayat Imam Muslim, yang menjelaskan makna hadits tersebut):dari ‘Aisyah r.anha, beliau berkata, telah bersabda Rasulullah saw: barangsiapa senang bertemu dengan Allah, Allah pun juga senang bertemu dengannya, dan barangsiapa yangbenci bertemu dengan Allah, Allah pun juga benci bertemu dengannya. Aku (‘Aisyah r.a) pun bertanya, “Wahai Nabi Allah, aku membenci mati ? kita semua membenci kematian”, Rasulullah saw bersabda, “Tidak demikian (maksudnya), akan tetapi, seorang mukmin ketika diberikan kabar gembira dengan rahmat Allah, keridloan-Nya dan surga-Nya, maka dia pun senang bertemu dengan Allah, dan Allah pun senang bertemu dengannya, sedangkan orang kafir, ketika diberitakan kepada mereka dengan adzab Allah, dan murka-Nya maka mereka benci bertemu dengan Allah, dan Allah pun juga benci bertemu dengan mereka”.31.Hadits Ke – 31:Diriwayatkan dari Jundub r.a., bahwa Rasulullahsaw diberitakan bahwa seseorangberkata, “Demi Allah, Allah tidak akan mengampuni fulan”, dan sesungguhnya Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman, “siapakah yang telah bersumpah dengan nama-Ku,bahwa aku tidak akan mengampuni fulan, sesungguhnya aku benar-benar mengampuni fulan, dan Aku membatalkan amal-amalmu”, atau seperti perkataan/sabda yang serupa kalimat tersebut.(Hadits diriwayatkan olehImam Muslim.)32.Hadits Ke – 32:Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi saw, beliau bersabda, seorang laki-laki yang telah berbuat melampau batas atas dirinya sendiri, maka ketika ajalnya akan datang, dia berwasiat kepadaanaknya, kemudian dia berwasiat: Ketika aku telah mati, bakarlah (jasad) aku, kemudian hancurkanlah sampai halus, selanjutnya sebarkanlah abu (jasad) ku di udara di laut, karena, demi Allah seandainya Allah menetapkankepadaku untuk mengadzabku, Dia akan mengadzabku dengan adzab yang belum pernah ditimpakan kepada seorangpun (selainku). Maka mereka melakukan apa yang diwasiatkankepadanya. Kemudian Allah berfirman kepadabumi, Kumpulkanlah apa yang telah kamu ambil, maka ketika lelakiitu berdiri (dibangkitkan kembali), selanjutnya Allah berfirman, “Apa yang mendorongmu untuk melakukan perbuatan tersebut?”, lelaki itu menjawab, “karena aku takut ( خشي ) kepada-Mu wahai Tuhanku, (dalam kalimat lain: karenat aku takut kepada-Mu dengan menggunakan خائف )”. maka Allah pun mengampuni lakilaki tersebut disebabkan hal tersebut (karena rasa takut kepadaAllah).(Diriwayatkan oleh Muslim, dan begitu juga oleh Imam Bukhari, an-Nasa’i dan IbnMajah.)33.Hadits Ke – 33:Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., dari Nabi saw, salah satu dari yang di wahyukandari Tuhannya ‘Azza wa Jalla, adalah sabdanya,“telah berbuat dosa seorang hamba dengan suatu perbuatan maksiat/dosa, kemudian dia berkata, Ya Tuhanku ampunilah bagikudosaku. Maka Allah tabaraka wata’ala berfirman, ‘hambaku telah berbuat dosa dengan suatu perbuatan dosa, dan dia mengetahui bahwa Tuhannya maha mengampuni dosa dan menghukum perbuatan dosa.’, kemudian hamba tersebut berbuat dosa kembali, dan kemudian berdoa (lagi) yaitu: Tuhanku, ampunilah bagikudosaku. Maka Allah tabaraka wata’ala berfirman, ‘hambaku melakukan perbuatan dosa, dan dia mengetahui bahwa Tuhannya mengampuni dosa dan mengadzab perbuatan dosa’. Kemudian hambatersebut berbuat dosa kembali, dan kemudian berdoa kembali yaitu: Tuhanku, ampunilah bagikudosaku, maka Allah tabaraka wata’ala berfirman, ‘hambaku telah berbuat dosa, dandia tahu , dia memiliki Tuhan yang Mengampuni dosa dan mengadzab perbuatan dosa. Lakukanlah apa yang kamu kehendaki, karena aku benar-benar telahmengampunimu’”.(Hadits diriwayatkan olehImam Muslim, dan begitu juga oleh Imam Bukhari.)34.Hadits Ke – 34:Diriwayatkan dari Anas r.a., beliau berkata, aku mendengar Rasulullah saw bersabda, Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman, “Wahai anak cucuAdam, sesungguhnya bagimu apa yang kamu pintakan kepadaku dan kamu mohonkankepadaku, aku mengampunimu atas apa yang ada padamu dan aku tidak memperdulikannya (berapa besar dan banyak dosa yang ada padamu), wahai anak adam, seandainya engkau datang denga dosa-dosamu sebanyak awan dilangit, kemudian engkau memohonampunanku, maka aku mengampunimu, wahai anak cucu Adam, sesungguhnya seandainya engkau datang kepadaku dengandosa sepenuh bumi, kemudian engkau menemuiku dengan tanpa menyekutukanku sama sekali, maka kutemui engkau dengan ampunan sejumlah itu pula”.(Hadits diriwayatkan olehat-Tirmidzi dan begitu juga oleh Imam Ahmad, dan sanadnya Hasan.)35.Hadits Ke – 35:Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., bahwa Rasulullahsaw bersabda, Tuhan kita Subhanahu wa ta’ala setiap malam turun ke langit dunia ketika sepertiga malam terakhir, kemudian berfirman, “Barangsiapa berdoa kepadaku,akan aku kabulkan, dan barangsiapa meminta kepadaku, maka akan aku beri, dan barangsiapa memohon ampunanku, maka aku ampuni”.(Hadits diriwayatkan olehImam Bukhari, begitu juga oleh Imam Muslim, Imam Malik, Imam Tirmidzi dan Abu Dawud, dan dalam riwayat Muslim,dengan tambahan: Allah turun (di langit dunia) hingga terbitnya fajar.)36.Hadits Ke – 36:Diriwayatkan dari Anas r.a., dari Nabi saw, beliau bersabda: orang-orang yang beriman berkumpul pada hari kiamat, kemudian berkata, “Hendaknya kita memohon pertolongan kepada Tuhan kita”, kemudian mereka mendatangi nabi Adam dan berkata, “Engkau adalah ayah umatmanusia, Allah Subhanahu wa ta’ala telah menciptamu dengan Tangan-Nya, dan telah bersujud kepadamu para Malaikat, dan engkau telah Diajarkan (oleh Allah Subhanahu wa ta’ala) namanama segala sesuatu, maka mintakanlah pertolongan bagi kita kepada Tuhanmu, sehingga kita bias beristirahat dari tempat kita ini”, Nabi Adam menjawab, “Aku tidak bisa menolong kalian (memintakan pertolongan kepada Allah),” dan kemudian Nabi Adam menyebutkan kesalahankesalahannya, dan diapun merasa malu (kepada Allah, untuk memintakan pertolongan), kemudian dia berkata, “Pergilahmenemui Nuh, karena sesungguhnya dia adalah Rasul pertama yang diutus Allah kepada pendudukbumi”, kemudian mereka pun mendatangi nabi Nuh, maka Nuh a.s pun menjawab, “Aku tidak bisa menolong kalian”,kemudian dia menyebutkan kesalahannya yang mempertanyakansesuatu yang dia tidak ada pengetahuan tentangnya, karena itu dia merasa malu (untuk memintakan pertolongan), kemudian Nabi Nuh berkata, “Temuilah Kekasih Allah Yang Maha Pengasih (Khalilullah/Khalilurrahman, Nabi Ibrahim a.s)”, merekapun menemuinya. Nabi Ibrahim pun menjawab, “Aku tidak bisa menolong kalian”,kemudian beliau berkata, “Temuilah Musa, seogan hamba yang Allah bercakap denganya, dan diturunkan kepadanya Taurat”, merekapun menemui nabi Musa a.s., dan beliaupun menjawab, “Aku tidak bisa menolong kalian”,kemudian beliau menyebutkan kesalahannya yang telah membunuh seorang manusia untuk menyelamatkan diri yang lain. Danbeliau merasa malu kepada Tuahnnya. Kemudian Nabi Musa berkata, “Temuilah Isa, hamba Allah dan Rasul-Nya, kalimat Allah danRuhullah”, kemudian merekapun menemui nabi Isa a.s, Nabi Isa pun menjawab, “Aku tidak bisa menolong kalian, temuilah Muhammad, seorang hamba Allah yang telah diampuni dosa-dosanya baik yang telah lalu maupun yangakan datang”, maka merekapun menemuiku (NabiMuhammad saw), maka akupun berangkat(menemui Allah) sehingga meminta izin kepada Tuhanku maka Dia memberikan izin kepadaku. Dan ketika aku melihat Tuhanku, akupun jatuh bersujud, dan Dia pun membiarkanku selama yang dikehendaki-Nya, kemudian Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman, “Angkatlah kepalamu, dan mintalah, aku akan berikan (yang kau pinta), dan berkatalah, maka perkataanmu akan didengarkan, dan mintakanlah syafa’at dan syafa’atmu akan dikabulkan”, maka akupun mengangkat kepalaku, dan akumemuji Allah dengan segenap pujian yang telah Allah beritahu kepadaku, kemudian aku memberikan syafa’at dan Allahmenetapkan bagiku batasan (jumlah orang yang dapat diberi syafa’at), kemudian merekasemua dimasukkan ke dalam surga. Kemudian aku kembali menghadap AllahSubhanahu wa ta’ala, dan ketika aku melihat Tuhanku (aku punjatuh bersujud) sebagaimana sebelumnya. Kemudian aku memberikan syafa’at dan AllahSubhanahu wa ta’ala menetapkan bagiku batasan (jumlah orang yang diberi syafa’at), maka mereka semua kemudian dimasukkan ke dalam surga. Kemudian aku kembali menghadap AllahSubhanahu wa ta’ala untuk ketiga, keempat, hingga aku berkata, “Tidak tersisa di dalam neraka kecuali orang-orang yangtelah ditetapkan di dalam al-Qur’an, dan orang-orang yangditetapkan  kekal di dalamnya.”(Hadits diriwayatkan olehImam Bukhari (dan begitu juga Muslim, at-Tirmidzi, dan Ibnu Majah),dan di dalam riwayat yang lain olehImam Bukhari,dengan tambahan: Nabi saw bersabda: dikeluarkan dari api neraka, seseorang yang pernah berkata:laa ilaha ilallah, dan di dalam hatinya terdapat kebaikan seberat biji jagung, dan kemudian juga dikeluarkan dari api neraka, seseorang yang pernah berkata  laa ilaha ilallahdan di dalam hatinya terdapat kebaikan seberat biji gandum, dan juga dikeluarkan dari neraka seseorang yang pernah berucaplaa ilaha ilallahdan di dalam hatinya ada kebaikan seberat biji sawi (atau seberat atom/dzarrah).37.Hadits Ke – 37:Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., beliau berkata, telah bersabda Rasulullah saw, telah berfirman Allah Subhanahu wa ta’ala, “Aku telam mempersiapkan bagi hambaku yang shalih, surga yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga, dan tidak pernah terlintas di benak manusia”, abu hurairah selanjutnya berkata, maka bacalah jika kamu kehendaki: “seorangpun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk  mereka yaitu (bermacam – macam nikmat)yang menyedapkan pandangan mata”.[QS. As- Sajdah:17](Diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim serta Imam Tirmidzi dan Imam Ibnu Majah.)38.Hadits Ke – 38:Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., bahwasanya Rasulullah saw bersabda, ketika Allah menciptakan surga dan neraka,Dia mengutus Jibril untuk melihat neraka, dan kemudian berfirman: Lihatlah apa yangada di dalamnya, dan kenikmatan yang aku janjikan kepada penghuninya di dalamnya. Rasulullah saw melanjutkan: Kemudia Jibril datang ke surga dan melihat di dalamnya dan pada kenikmatan yang disiapkan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala kepada para penghuninyadi dalamnya, kemudian Rasulullah saw mengatakan: kemudian Jibril kembali kepada Allah Subhanahu wa ta’ala dan berkata, “Demi kemulyaan-Mu, tidak seorangpun yang mendengar tentangnya, kecuali akan memasukinya”. Kemudian Allah Subhanahu wa ta’ala memerintahkan untuk menyelimuti/melingkupi surga dengan perkara-perkara yang dibenci (berbagai kesulitan), kemudian Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman (kepada Jibril): kembalilah ke surga, dan lihatlah apa yang telah aku persiapkan untuk para penghuninyadi dalamnya. Rasulullah saw melanjutkan, “kemudian kembalilah Jibril ke surga, maka ketika dia sampaidi sana, benar-benar (surga) telah terlingkupi dengan berbagai kesulitan, kemudia Jibril kembali menemuiAllah Subhanahu wa ta’ala dan berkata, ‘Demi Kemulyaan-Mu, aku benar-benar kuatir, bahwa tidak akan seorangpun masuk ke dalamnya’. Kemudian Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman, ‘Pergilah ke neraka, dan lihatlah di dalamnya, dan perhatikan terhadap apa yang aku persiapkan bagi para penghuninya’. kemudian ketika Jibril sampai di neraka, dia melihat neraka terdiri dari beberapa tingkatan, yang satu di bawah yang lain, kemudian dia kembali menemuiAllah Subhanahu wa ta’ala dan berkata, ‘Demi Kemulyaan-Mu, Tidak seorangpunyang mendengar tentangnya akan memasukinya’. Kemudian Allah Subhanahu wa ta’ala memerintahkan untuk menyelimuti/melingkupi Neraka dengan syahwat/kesenangan, dankemudian berfirman kepadaJibril, ‘Kembalilahke Neraka’, kemudian Jibril pun kembali ke Neraka, dan kemudian berkata, ‘Demi Kemulyaan-Mu, hamba benar-benar kuatir, tidakseorangpun terbebas kecuali akan memasukinya’”(Hadits diriwayatkan olehat-Tirmidzi, dan beliau berpendapat hadits ini berdrajat hasan shahih begitu juga diriwayatkanoleh Abu Dawud dan Ibn Majah)39.Hadits Ke – 39:Diriwayatkan dari Abi Sa’id al-Khudri r.a., dariNabi saw, beliau bersabda, “surga dan neraka berdebat, kemudian neraka berkata: ‘bagianku (aku dimasuki) orang-orang yang suka menindas dan sombong’, dan surga berkata, ‘bagianku orang-orang yang lemah(dhu’afa) dan orang-orang miskin’, maka Allah memberi keputusan diantara mereka, ‘Sesungguhnya engkau surga adalah kasih sayangku, denganmu aku kasihi siapa saja yang aku kehendaki, dan engkau neraka adalah adzabku, dengamu aku mengadzab siapasaja yang aku kehendaki, dan bagi kamu berdua, akulah yang menentukanisinya’”.(Hadits diriwayatkan olehImam Muslim, dan juga oleh Imam Bukhari dan Imam Tirmidzi)40.Hadits Ke – 40:Diriwayatkan dari Abi Sa’id al-Khudri r.a., beliau berkata, telah bersabda Nabi saw, sesungguhnya Allah berfirman (kepada semua penduduk surga), “Wahai para penghuni surga”, mereka menjawab, “Kami datang memenuhi panggilanmu wahai Tuhan kami dan kebaikan ada dalam kekuasaan-Mu”, Allah berfirman, “Apakah kalian Ridlo/puas (terhadap segala nikmat- Ku) ?”, mereka menjawab, “apakah lagi yangmembuat kami tidak ridlo wahai Tuhanku, sedangkan engkau benar-benar telah memberikan nikmat yang tidakengkau berikan kepada seorang lainpun dari makhlukmu”, kemudian Allah berfirman, “maukah kalian aku berikan nikmat yang lebihbaik dari itu semua?”, mereka menjawab, “Wahai Tuhanku, nikmat yang mana lagikah yang lebih utama dari nikmat itu semua?”, Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman, “Aku melimpahkan kepadamu keridloanku, maka tidak akan ada lagi kemurkaanku pada kalian setelah ini, selamanya”.(Hadits diriwayatkan olehImam Bukhari dan begitu juga oleh Imam Muslim dan Imam Tirmidzi.)

No comments:

Post a Comment